1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA

PDF Print E-mail

Written by Admin Friday, 06 January 2017 10:40

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA ANTAR SD/MI TINGKAT KABUPATEN KEBUMEN

dalam rangka peringatan HUT KE-71 SMPN 1 KEBUMEN

A. Jenis Lomba

1. Lomba Mata Pelajaran Matematika

2. Lomba Mata Pelajaran IPA

3. Lomba Mata Pelajaran IPS

4. Lomba Baca Puisi

5. Lomba StoryTelling

6. Lomba Pidato Bahasa Jawa/Sesorah

7. Lomba Menyanyi Tunggal

8. Lomba Melukis


Catatan :

Bagi yang sudah mendapatkan Formulir Biodata Perserta Lomba, pada jenis lomba yang diikuti pada poin 4 (Lomba Cerita Legenda Kebumen) diganti Lomba Baca Puisi seperti yang tertera di atas. atau Anda dapat juga mengunduh formulir yang terbaru disini.

B. Waktu Pelaksanaan Lomba

 

Waktu pelaksanaan lomba dan kegiatan lomba dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 1. Jenis Lomba dan Waktu Pelaksanaan

No

Hari, tanggal

Waktu

Jenis Kegiatan/Lomba

Tempat

1.

Rabu,

25 Januari 2017

Pukul 08.00 s.d. selesai

1. Lomba Baca Puisi

Ruang Kelas IX-I

2. Lomba Pidato Bahasa Jawa/Sesorah

Ruang Moving 1

3. Lomba Story Telling

Ruang Pertemuan Lt. 2

4. Lomba Menyanyi Tunggal

Aula

5. Lomba Melukis

Spilut

2.

Jumat,

27 Januari 2017

Pukul 13.30 s.d.15.30 WIB

 

Lomba Mata Pelajaran:

1. Matematika

2. IPA

3. IPS

Ruang kelas

VII dan VIII

C. Waktu dan Tempat Pendaftaran

1.  Waktu Pendaftaran

a. Tanggal  :    Senin, 9 Januari  2017 s.d. Sabtu, 21 Januari 2017

b. Waktu     :

1) Hari Senin s.d Kamis                   :    Pukul 08.00 WIB s.d. 13.00 WIB

2) Hari Jumat dan Sabtu                  :    Pukul 08.00 WIB s.d. 11.00 WIB

2.   Tempat dan Petugas Pendaftaran :

a. Tempat Pendaftaran     :    SMPN 1 Kebumen

b. Petugas Pendaftaran    :    1)  Juni Sri Sukaisih, S.P.            (HP 089 503 302 378)

2)  Tuti Setyaningsih, S.Pd.         (HP 087 837 628 027)

3)  Fera Sulistiyaningsih, S.Pd.    (HP 085 740 498 411)

4)  Nur Siti Hariyanti, S.Pd.          (HP 085 228 020 926)

5)  Hardoyo                                (HP 081 225 657 281)

D. Syarat Pendaftaran

1. Peserta lomba adalah siswa kelas IV, V, dan VI SD/MI, khusus lomba story telling adalah siswa kelas V dan VI SD/MI.
2. Mengisi fomulir yang telah disediakan, formulir dapat digandakan sendiri sesuai kebutuhan.
3. Peserta dapat mendaftar atas nama pribadi atau perwakilan dari sekolah.
4. Peserta belum pernah memenangi Juara I pada lomba HUT SMPN 1 Kebumen pada cabang yang sama.
5. Membayar uang pendaftaran untuk masing-masing jenis lomba @ Rp50.000,00 (lima puluh ribu rupiah).
6. Nomor peserta sama dengan nomor pendaftaran sehingga peserta diwajibkan mendaftar secara langsung pada waktu dan tempat yang sudah ditentukan.
7. Pendaftaran di luar waktu yang ditentukan, tidak dilayani.


E. Petunjuk Umum

1. Lomba Mata Pelajaran Matematika, IPA, IPS

a. Nomor, tempat duduk, dan ruang dapat dilihat di papan pengumuman dan website SMPN 1 Kebumen sehari sebelum pelaksanaan lomba.

b. Mengisi daftar hadir yang disediakan.

c. Peserta berpakaian seragam SD/MI masing-masing.

d. Peserta membawa alat tulis/bolpoin.

e. Peserta memasuki ruangan setelah tanda bel masuk dibunyikan.

f. Setiap peserta mengerjakan soal sesuai dengan mata pelajaran yang dipilih (salah satu).

g. Alokasi waktu mengerjakan soal adalah 120 menit.

h. Peserta hanya diperbolehkan membawa alat tulis ke meja masing-masing, tas dapat diletakkan di depan kelas/ruang tes.

i. Materi meliputi pelajaran kelas IV, V, dan VI SD/MI (Kurikulum KTSP 2006).

j. Selama lomba berlangsung peserta dilarang:

1) menyontek, bekerja sama, dan menanyakan jawaban kepada peserta lain,

2) menggunakan HP dan peralatan elektronik lainnya,

3) membuat gaduh/mengganggu peserta lainnya.

2. Lomba Baca Puisi, Pidato Bahasa Jawa/Sesorah, Story Telling, Menyanyi Tunggal, dan Melukis

a. Peserta wajib hadir 30 menit sebelum lomba untuk mengambil nomor undian dilanjutkan technical meeting.

b. Peserta memakai seragam sekolah masing-masing dan bersepatu.

3. Pengantar/pendamping hanya diperkenankan membantu persiapan sebelum lomba.

4. Pengumuman hasil keseluruhan lomba ditempelkan di papan pengumuman dan website SMPN 1 Kebumen setelah selesai penilaian.

5. Peserta yang meraih juara I, II, dan III dimohon hadir pada saat HUT ke-71 SMPN 1 Kebumen tanggal 1 Februari 2017 pukul 07.00 untuk penerimaan hadiah lomba, piala, dan piagam kejuaraan.

6. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

7. Panitia tidak bertanggung jawab terhadap peserta yang tidak memenuhi ketentuan.

8. Segala sesuatu yang belum jelas dalam petunjuk pelaksanaan ini dapat menghubungi contact person:

Cabang Lomba

Nama

HP

a. Lomba Mata Pelajaran Matematika

Eka Suryana, S.Pd.

087 732 988 135

b. Lomba Mata Pelajaran IPA

Rr. Siti Minatul K.K., S.Pd., MM.Pd.

087 837 540 045

c. Lomba Mata Pelajaran IPS

Umi Kandi Sarwosi, S.Pd.

085 647 689 908

d. Lomba Membaca Puisi

Dra. Sri Kasih Nardani

085 227 533 865

e. Lomba Pidato Bahasa Jawa/Sesorah

Nur Sangadah, S.Pd.

081 391 433 150

f. Lomba Story Telling

Rr. Siti Minatul K.K., S.Pd., MM.Pd.

087 837 540 045

g. Lomba Menyanyi Tunggal

Parsimin, S.Pd.

081 215 921 05

h. Lomba Melukis

Yanuarni Eko Y., S.Pd.

081 215 961 99

F. Petunjuk Khusus

1. Lomba Mata Pelajaran Matematika

a. Terdapat dua jenis soal yang perlu dijawab dalam seleksi ini, yaitu pilihan ganda (20 soal) dan isian singkat (10 soal).

b. Bobot nilai pada setiap soal pilihan ganda adalah 3, sedangkan bobot nilai untuk soal isian singkat adalah 4. Total nilai maksimal yang bisa diperoleh setiap peserta adalah (20 x 3) + (10 x 4) = 100.

c. Kerjakan setiap soal pada tempat yang telah disediakan pada lembar jawab.

d. Soal Pilihan Ganda dikerjakan dengan cara menyilang jawaban yang benar pada lembar jawaban yang telah disediakan. Jika meralat jawaban, lingkari jawaban yang salah.

e. Apabila memerlukan satuan ukuran, berikan pula satuan ukurannya.

f. Aturan peringkat adalah sebagai berikut.

1) Berdasarkan nilai akhir tertinggi.

2) Jika nilai akhirnya sama, ditentukan dari nilai tertinggi dari bagian B.

3) Jika nilai akhir dan nilai bagian B masih sama, ditentukan berdasarkan kelas/usia termuda dari siswa.

4) Apabila pada butir (3) masih terdapat peserta yang sama nilainya, maka ditentukan dengan melihat nilai dari bagian B dengan memperhatikan tingkat kesukarannya.

2. Lomba Mata Pelajaran IPA dan IPS

a. Terdapat satu jenis soal yang perlu dijawab di dalam seleksi ini, yaitu pilihan ganda (100 soal).

b. Untuk penilaian jawaban, bobot nilai setiap jawaban benar (4), salah (– 1), dan tidak dijawab (0).

c. Kerjakan setiap soal pada tempat yang telah disediakan di lembar jawaban. Silanglah jawaban yang benar pada lembar jawaban yang telah disediakan. Jika meralat jawaban, lingkari jawaban yang salah.

d. Aturan peringkat adalah sebagai berikut.

1) Berdasarkan nilai akhir tertinggi.

2) Jika nilai akhir masih sama, ditentukan berdasarkan usia termuda.

3. Lomba Baca Puisi

a. Tiap peserta memilih salah satu puisi yang telah disediakan panitia.

b. Peserta berpakaian bebas, rapi, dan sopan.

c. Lomba dibagi dalam 2 (dua) babak, yaitu babak penyisihan dan babak final.

d. Finalis diambil sebanyak 10 orang.

e. Peserta membacakan 1 puisi wajib (babak penyisihan) dan 1 puisi pilihan (babak final).

1) Puisi Wajib      :      Aku (karya Chairil Anwar)

2) Puisi Pilihan     :      -    Gadis Peminta-Minta (karya Toto Sudarto Bachtiar)

-    Selamat Pagi Indonesia (karya Sapardi Djoko Damono)

f. Peserta yang dipanggil tiga kali berturut-turut (tanpa memberitahu panitia) akan digantikan oleh peserta nomor undi berikutnya.

g. Kriteria penilaian

1) Penjiwaan (interpretasi teks)

2) Vokal

a) Artikulasi

b) Intonasi

c) Karakter Suara

d) Tempo

e) Kekuatan (power) suara

3) Gerak (mimik dan gesture)

4) Totalitas (penyajian secara lisan, ekspresi, fisik, keutuhan).

h. Rentang nilai untuk setiap kriteria adalah 60 – 100.

4. Lomba Pidato Bahasa Jawa/Sesorah

a. Tema sesorah adalah upacara adat Jawa, misalnya upacara adat penganten, khitanan, mitoni dan sebagainya.

b. Pakaian bebas, rapi dan sopan.

c. Peserta menyampaikan pidato maksimal 10 menit.

d. Kriteria penilaian

1) Penguasaan materi

2) Kelancaran sesorah

3) Pelafalan

4) Penampilan

e. Rentang nilai untuk setiap kriteria adalah 60 – 100.

5. Lomba Story Telling

1. Peserta berpakaian bebas, rapi, sopan.

2. Peraturan dalam perlombaan.

Sistem lomba dilakukan dengan cara sebagai berikut.

1) Tiap peserta memilih salah satu judul cerita yang telah disediakan panitia. Improvisasi naskah cerita diperkenankan menurut kreativitas masing-masing peserta.

2) Pilihan cerita

(a) The Legend of Rawa Pening

(b) The Mice and The Doves

(c) The Hungry Lion and the Foolish Stag

3) Dalam lomba ini hanya ada satu babak.

4) Durasi tampil tiap peserta maksimal 7 menit.

5) Peserta diperbolehkan membawa properti dan menggunakan kostum yang sesuai  dengan cerita.

6) Peserta mulai bercerita setelah ketukan pertama terdengar.

7) Ketukan 3 kali menandakan waktu telah habis.

8) Peserta yang dipanggil 3 kali berturut-turut tidak hadir tanpa memberi tahu akan digantikan oleh peserta nomor berikutnya, sedangkan peserta yang terlambat akan tampil di nomor undi terakhir.

3. Teknis Lomba

1) Pembukaan, pengenalan dewan juri, dan pembacaan peraturan lomba.

2) Peserta yang akan tampil diberi waktu untuk mempersiapkan diri.

3) Peserta mulai berbicara/bercerita setelah mendengar ketukan 1 kali.

4) Peserta harus berhenti berbicara/bercerita setelah mendengar ketukan 3 kali.

5) Guru pendamping, peserta lain, atau penonton diperkenankan melihat jalannya lomba dengan mematuhi peraturan sebagai berikut.

(a) Harap diam selama peserta lomba menampilkan cerita.

(b) Tidak diperkenankan mengaktifkan nada dering HP atau alarm.

(c) Diperkenankan mengambil foto atau merekam dari tempat duduk penonton.

(d) Panitia berhak memperingatkan penonton yang tidak mematuhi peraturan.

4. Kriteria penilaian adalah sebagai berikut.

1) Pronunciation yang meliputi ketepatan dalam melafalkan kosakata bahasa Inggris (40%).

2) Performance yang meliputi cara bercerita di hadapan publik, ekspresi, dan intonasi (30%).

3) Fluency yang meliputi kelancaran dalam menyampaikan cerita (30%).

6. Lomba Menyanyi Tunggal

a. Peserta berpakaian bebas, rapi, sopan.

b. Setiap peserta membawakan satu lagu wajib dan satu lagu pilihan.

1) Lagu Wajib

Peserta dapat memilih satu lagu di antara lima lagu berikut.

a) Sekuntum Mawar

b) Hamba Menyanyi

c) Kembali ke Sekolah

d) Pantai Sepi

e) Irama Desa

2) Lagu Pilihan    : lagu daerah Nusantara (peserta menyanyikan salah satu lagu dari daerah-daerah di Nusantara/bebas)

c. Panitia hanya menyediakan ORGAN PSRS 950. Oleh karena itu, peserta dapat membawa peralatan dan player maupun iringan midi untuk lagu wajib dan lagu pilihan.

d. Kriteria penilaian adalah sebagai berikut.

1) Materi suara

2) Teknik

3) Ekspresi dan Penampilan

e. Rentang nilai untuk setiap kriteria adalah 60 – 90.

7. Melukis

a. Peserta berpakaian seragam sesuai dengan hari saat lomba diadakan.

b. Lomba dilaksanakan secara langsung.

c. Tema lukisan adalah “Ayo Membaca agar Indonesia Lebih Hebat”.

d. Lukisan dibuat di atas kertas gambar ukuran A3 (29.7 x 42.0 cm).

e. Perlengkapan dan alat melukis (kuas, palet, meja lipat kecil, dan lain-lain) dipersiapkan sendiri oleh peserta, sedangkan panitia hanya menyediakan kertas gambar.

f. Lukisan menggunakan krayon.

g. Teknik melukis bebas.

h. Durasi melukis 3 jam (180 menit), pukul 08.00 s.d. 11.00 WIB.

i. Aspek yang dinilai adalah sebagai berikut.

1) Relevansi tema.

2) Kemampuan estetis.

3) Kreativitas.

j. Rentang nilai untuk setiap kriteria adalah 60 – 100.

G. Fasilitas dan Hadiah

1. Setiap peserta akan mendapatkan fasilitas sebagai berikut:

a. konsumsi (minum dan snack),

b. piagam penghargaan,

c. piala dan hadiah untuk pemenang.

2. Semua lomba memperebutkan kejuaraan I, II, dan III.

3. Peraih juara I,II dan III masing-masing akan mendapatkan hadiah, piala, dan piagam penghargaan yang dapat diperhitungkan dalam penerimaan peserta didik di SMP Negeri 1 Kebumen.

Mengetahui

 

Kebumen, 3 Januari 2017

Kepala Sekolah

 

Ketua Panitia

 

 

 

ARI SULISTIYOWATI, S.Pd., M.Pd.

 

DWI TAKARIYANTO I., S.Pd., MM.Pd.

NIP 19720923 199802 2 002

 

NIP 19651012 199512 1 002


Puisi Wajib

AKU

Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku

’Ku mau tak seorang ’kan merayu

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Maret 1943

Puisi Pilihan

GADIS PEMINTA-MINTA

Oleh : Toto Sudarto Bachtiar

Setiap kali bertemu, gadis kecil berkaleng kecil

Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka

Tengadah padaku, pada bulan merah jambu

Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa

Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil

Pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok

Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan

Gembira dari kemayaan riang

Duniamu yang lebih tinggi dari menara katedral

Melintas-lintas di atas air kotor, tapi yang begitu kau hafal

Jiwa begitu murni, terlalu murni

Untuk bisa membagi dukaku

Kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil

Bulan di atas itu, tak ada yang punya

Dan kotaku, ah kotaku

Hidupnya tak lagi punya tanda


SELAMAT PAGI INDONESIA

Sapardi Djoko Damono

Selamat pagi Indonesia, seekor burung mungil mengangguk

dan menyanyi kecil buatmu

akupun sudah selesai, tinggal mengenakan sepatu,

dan kemudian pergi untuk mewujudkan setiaku kepadamu

dalam kerja yang sederhana

Bibirku tak bisa mengucapkan kata-kata yang sukar

dan tanganku terlalu kurus untuk mengacu terkepal

selalu kujumpai kau di wajah anak-anak sekolah,

di mata perempuan yang sabar,

di telapak tangan yang membatu para pekerja jalanan,

kami telah bersahabat dengan kenyataan

untuk diam-diam mencintaimu

Seekor ayam jantan menegak dan menjeritkan salam padamu,

kubayangkan sehelai bendera berkibar di sayapnya,

akupun pergi bekerja, menaklukkan kejemuan,

merubuhkan kesangsian,

dan menyusun batu demi batu ketabahan, benteng kemerdekaanmu

Pada setiap matahari terbit, o, anak jaman yang megah,

biarkan aku memandang ke timur untuk mengenangmu,

wajah-wajah yang penuh anak-anak sekolah berkilat,

para perempuan menyalakan api,

dan di telapak tangan para lelaki yang tabah

telah hancur kristal-kristal dusta,

khianat, dan pura-pura

selamat pagi, Indonesia,

seekor burung kecil memberi salam kepada si anak kecil,

terasa benar: aku tak lain milikmu


The Legend of Rawa Pening

Once upon a time, there was a little poor boy came into a little village. He was very hungry and weak. He knocked at every door and asked for some food, but nobody cared about him. Nobody wanted to help the little boy.

Finally, a generous woman helped him. She gave him shelter and a meal. When the boy wanted to leave, this old woman gave him a lesung;, a big wooden mortar for pounding rice. She reminded him, please remember, if there is a flood you must save yourself.

Use this lesung; as a boat;. The lesung; was happy and thanked the old woman.The little boy continued his journey. While he was passing through the village, he saw many people gathering on the field. The boy came closer and saw a stick stuck in the ground. People challenged each other to pull out that stick. Everybody tried, but nobody succeeded. Can I try?; asked the little boy. The crowd laughed mockingly. The boy wanted to try his luck so he stepped forward and pulled out the stick. He could do it very easily. Everybody was dumbfounded.

Suddenly, from the hole left by stick, water spouted out. It did not stop until it flooded the village. And no one was saved from the water except the little boy and the generous old woman who gave him shelter and meal. As she told him, he used the lesung; as a boat and picked up the old woman. The whole village became a huge lake. It is now known as Rawa Pening Lake in Salatiga, Central Java, Indonesia.

The Mice and The Doves

Once a dove and a mouse were living a forest. Bo the dove and the mouse were the king of the respective community. They were good friend. At the time of need they were helping each other. Both were leading their community. Both were leading their community effectively.

One day the dove king and his fellow doves were flying in the jungle. Suddenly they saw lot of grains in the ground. The young doves were eager to eat those grains. But the king dove asked them not to be hurry and observed the situation minutely. He said it is unnatural to find a huge grain inside the forest. He said it may be a trap by any hunter. But the young doves didn't listened him. All doves came to the ground to eat grain. The king dove also followed the young doves under compulsion. In fact a hunter had spread a net to trap the doves. The net was not visible from the top. When the land on the net all the doves got trapped.

Now the all doves were afraid and cursed themselves for not listing the dove king. But the dove king was not lost his patience. He asked all the doves to be brave and not loose the patience. After boosting their moral he asked all the doves to fly together. When the entire dove started flying they lift up the net and flied in the sky. All the doves flying together took the net  to the place where the mice were living.

The king dove asked his friend the mouse king to help them. The mouse king called all his fellow mice and helps him to cut the net. The mice cut the net with their sharp teeth. By this way they liberated the trapped doves.


The Hungry Lion and the Foolish Stag

A beautiful stag was drinking at a pool. He noticed his reflection in the water and was admiring the size and grandeur of his horns. After a few minutes of this he looked down at his feet and saw how thin and weak they looked. He felt embarrassed.

‘My horns are so wonderful, but I hate my tiny feet!’ he grumbled, and walked away sulkily. Meanwhile, a hungry lion had been following him.

The lion said under his breath, ‘What a delicious lunch you are going to be!’

The stag turned and saw the lion, then started to run quickly across the plain. His nimble feet gave him the advantage over the lion and he quickly reached the forest.

‘You won’t catch me now!’ called the stag to the lion, who was still far away.

However, after entering the forest the stag soon found that his horns had become tangled in the branches of the apple trees above.

‘Oh no!’ cried the stag, ‘What a fool I have been! I hated the feet that would have saved me, but boasted about the horns that have made me a lion’s lunch! Every day the lion lies around waiting for a foolish stag like me to come along, and now… Oh dear!’

By this time the lion had approached, walking slowly and smiling broadly.
‘Mmm! I’ve been hoping for a meal like this all week! My dear friend the stag with his great big horns ambles into a forest… et voila! My lunch is served cold!’

‘Can’t we just try to get along?’ begged the stag, struggling desperately to free his fantastic horns.

‘Well,’ began the lion thoughtfully, ‘No, I don’t think so. You see you are a stag and I am a lion.’ Then he ate the stag whole – leaving just the horns, which he kept to hang on the wall of his lair.

 

Add comment


Statistics

OS : Linux s
PHP : 5.3.3-7+squeeze19
MySQL : 5.1.73-1
Time : 20:37
Caching : Disabled
GZIP : Disabled
Members : 6
Content : 127
Web Links : 6
Content View Hits : 29307640